5 Makanan Bernutrisi Baik untuk Kesehatan Otak

Otak manusia adalah mesin organik yang kuat Otak mengendalikan semua pikiran, gerakan, dan sensasi, di saat bersamaan juga memperkirakan dan bereaksi dengan kecepatan cahaya. Otak juga bermanfaat sebagai lemari penyimpan data foto, teks, dan konsep dalam jumlah yang bukan main tidak sedikitnya.

5 Makanan Bernutrisi Baik untuk Kesehatan Otak

Otak juga bermanfaat sebagai pengatur ribuan manfaat kompleks, biasanya tanpa wajib memberi tahu si pemilik tubuh tentang rincian cocoknya, semacam mengatur irama sirkadian, keseimbangan hormon, pernapasan, aktivitas alam bawah sadar, dan ajaran darah. Ini berarti otak terus bekerja tanpa henti, bahkan saat tidur.

Mengapa butuh makanan khusus untuk otak?

Berikut berbagai argumen butuh makanan khusus untuk otak:

  • Otak adalah organ tubuh paling serakah energi. Dengan berat hanya dua persen dari total berat badan kita, otak bisa memakan lebih dari 20 persen dari total asupan kalori harian. Kemudian, setengah dari energi yang masuk ke dalam sinyal pesan bioelektips yang dikirim oleh otak melewati neuron menjalar ke seluruh tubuh.
  • Apa yang kami makan bakal mempengaruhi kinerja otak. Kami tahu bahwa makanan bisa mempengaruhi tubuh, tetapi apa yang kami konsumsi juga mempengaruhi suasana hati kita, energi otak, memori, dan bahkan performa alamiah kami tubuh untuk menangani stres, persoalan susah, alias bahkan sekadar tugas sederhana.
  • Otak suka “pilih-pilih makanan”. Mesin penggerak tubuh ini hanya membutuhkan pasokan konstan glukosa, dan tidak sangatlah butuh yang lain untuk bisa bekerja dengan baik. Tapi tidak sembarangan glukosa. Neuron tidak menyimpan gula sederhana ini semacam sel-sel tubuh lainnya, jadi mereka bakal rutin kelaparan dan rutin menuntut kebutuhannya. Otak mungkin butuh tidak sedikit asupan gula, tetapi ini bukan berarti kami bisa sembarangan makan junk food. Gula olahan, semacam gula pasir alias fruktosa sirup jagung, bukanlah opsi paling baik sebab apabila kadar glukosa darah terlalu tinggi, kondisi ini bakal merusak sel-sel di seluruh tubuh, termasuk otak, dan justru membikin neuron terus kelaparan.

Jadi, makanan apa yang benar baik untuk kesehatan otak?

Masukkan ‘superfood’ ini ke dalam menu makan harian Anda, dan Kamu bisa meningkatkan kesempatan Kamu untuk merawat kesehatan otak sepanjang nasib Anda.

1. Alpukat

Makanan yang kaya bakal vitamin E — termasuk alpukat, yang juga tinggi antioksidan vitamin C — sudah dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah untuk terkena Alzheimer.

Terbukti benar bahwa alpukat adalah buah yang tinggi lemak, tetapi kandungan lemak dalam buah legit ini termasuk sebagai lemak tidak jenuh tunggal, yang berkontribusi kepada sirkulasi darah sehat. Ajaran darah yang sehat artinya otak yang sehat.

Hipertensi adalah hal risiko dari penurunan nilai performa kognitif. Alpukat bisa menurunkan tekanan darah. Artinya, tekanan darah yang lebih rendah bakal meningkatkan kesehatan otak dengan cara keseluruhan.

Butuh diingat, kalori dalam alpukat termasuk tinggi. Sebaiknya batasi konsumsi alpukat Kamu antara seperempat sampai 1/2 buah untuk satu kali makan dalam satu hari.

Buah-buahan sitrus dan sayuran berwarna cerah juga termasuk sumber antioksidan tinggi yang bisa menolong kesehatan otak. Ada tidak sedikit bukti yang menunjukkan bahwa lycopene, senyawa yang terkandung dalam tomat, bisa menolong melindungi otak dari kerusakan sel dampak radikal leluasa yang muncul dalam perkembangan demensia, terutama Alzheimer.

2. Berry

Dilansir dari Health, penelitian menemukan bahwa blueberry, strawberry, dan acai berry bisa menolong menghentikan performa kognitif yang menurun dampak usia dengan merawat mekanisme “bersih-bersih” otak, yang bisa usang seiring bertambahnya usia.

Mekanisme “bersih-bersih” ini menolong menyingkirkan protein beracun dan radikal leluasa yang berkaitan dengan hilang ingatan dampak usia lanjut, dan melindungi neuron dari kerusakan.

Bukti-bukti yang dikumpulkan dari Tuft University, dikutip dari WebMD, menunjukkan bahwa konsumsi buah berry, terutama blueberry, bisa manjur untuk membenahi alias menunda hilang ingatan sesaat. Blueberry juga menolong melindungi otak dari stres oksidatif dan bisa mengurangi efek dari kondisi kognitif lain yang berhubungan dengan usia, semacam Alzheimer dan demensia.

Selain itu, konsumsi pula buah dan sayur lain yang berwarna merah gelap alias ungu (plum, delima, bit, blackcurrant, alias kol ungu), yang mengandung senyawa pelindung sama disebut anthocyanin.

3. Ikan

Salmon, tuna, mackerel, sarden, dan ikan berminyak lainnya tinggi bakal kandungan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan tubuh dengan cara keseluruhan. Apa yang membikin ikan berminyak begitu baik adalah bahwa mereka mengandung bentuk aktif dari lemak ini, EPA dan DHA, dalam bentuk siap pakai, yang memungkinkan tubuh untuk memakainya dengan mudah.

Asam lemak esensial tidak bisa diproduksi dengan cara alamiah oleh tubuh, yang berarti mereka wajib diperoleh dari asupan makanan. Lemak ini penting untuk kesehatan otak. DHA juga mempunyai peran penting kepada keberjalanan manfaat neuron.

Tingkat DHA rendah sudah dikaitkan dengan peningkatan risiko kepada Alzheimer dan hilang ingatan sementara mempunyai simpanan EPA dan DHA yang mencukupi diduga bisa menolong kami lebih baik beradaptasi menghadapi stres dan memproduksi senyawa kimia dalam otak yang berkaitan dengan mood baik, serotonin.

Apabila Kamu seorang vegetarian, pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen omega-3 berbahan dasar nabati, juga cukupi asupan alamiah dengan meningkatkankan chia seed, biji rami, kacang kedelai, biji labu, kacang walnut, dan minyaknya — yang juga tinggi bakal vitamin E.

4. Sayuran berdaun hijau gelap

Kale, bayam, brokoli, dan sayuran berdaun hijau gelap lainnya adalah sumber makanan tinggi bakal vitamin E dan folat.

Umpama, 225 gram bayam mentah mempunyai 15% dari asupan vitamin E harian Anda, dan 100 gram bayam masak mengandung 25% asupan harian Anda.

Persisnya bagaimana manfaat folat sebagai pelindung kesehatan otak tetap belum jelas, tetapi mungkin bisa dicapai dengan menurunkan tingkat asam amino, dikenal sebagai homosistein, dalam darah. Tingkat homosistein yang tinggi dalam darah bisa memicu kematian sel saraf dalam otak, tetapi asam folat menolong memecah konsentrasi homosistein. Tingkat homosistein yang tinggi juga terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Brokoli kaya bakal vitamin K, yang dikenal manjur meningkatkan manfaat kognitif dan meningkatkan performa otak. Brokoli juga mengandung senyawa glucosinolates tinggi, yang bermanfaat memperlambat kerusakan pada neurotransmitter, asetilkolin, yang diperlukan supaya sistem saraf pusat dalam otak bisa bekerja dengan baik dan sekaligus menjaga kesehatan otak dan ingatan yang tajam. Tingkat asetilkolin yang rendah sudah dikaitkan dengan Alzheimer.

Sepuluh persen wanita mengidap anemia defisit zat besi, dan studi menunjukkan bahwa stadium ringan dari kondisi ini pun bisa mempengaruhi performa belajar, memori, dan fokus. Untungnya, memulihkan kadar zat logam ke batas normal juga bakal menyurutkan persoalan ini.

5. Gandum utuh (whole wheat)

Otak tidak bisa bekerja tanpa energi. Performanya untuk fokus dan berkonsentrasi berasal dari asupan glukosa yang stabil dan mencukupi. Glukosa bisa diperoleh dari biji gandum utuh  dengan kadar indeks glikemiknya rendah (Low GI). Karbohidrat rumit dari gandum utuh bakal dicerna dengan sangat lambat oleh tubuh, yang memungkinkan Kamu untuk bisa tetap waspada dan fokus selagi berjam-jam.

Gandum utuh, semacam oatmeal, roti gandum, sereal gandum, dan beras merah bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Jantung yang sehat artinya peredaran darah yang juga baik. Kesehatan kardiovaskular yang baik, artinya Kamu mempromosikan asupan darah yang baik ke seluruh sistem organ, termasuk otak.

Selain kaya bakal serat, gandum utuh juga tinggi bakal vitamin E dan omega-3.

Variasi dari sejumlah makanan di atas bisa menolong Kamu merawat kesehatan otak. Tetapi, jangan lupa bahwa pola makan sehat wajib diikuti dengan olahraga rutin yang bisa menjaga kelancaran pasokan darah dan oksigen ke dalam otak. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga teratur bisa meningkatkan manfaat kognitif, memperlambat proses penuaan mental, dan menolong kami untuk bisa mengolah info dengan lebih manjur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Jenis dan Manfaat Rempah untuk Kesehatan

Mengisi Ban Dengan Nitrogen, Apa Bedanya Dengan Angin Biasa?